Mengacu Metode 3R, Jakstrada Atasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

5

Pertemuan penyusunan Jakstrada pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Jumat (14/9). (Adlan/ist)

MEDAN-M24 | Strategi Pemko Medan mengatasi persoalan sampah rumah tangga dan sejenisnya di Kota Medan, dengan cara mengubah pola pikir masyarakat agar memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan di tempat tinggalnya masing-masing. Saat ini sudah dilakukan penyusunan Kebijakan Strategi Daerah (Jakstrada) pengelolaan sampah tersebut.

“Guna mewujudkan Jakstrada dalam penanganan masyarakat agar menjadi efektif, efisien dan memberikan manfaat.
Peran masyarakat sangat penting untuk mendukung suksesnya pengelolaan sampah,” kata Wakil Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi pada pertemuan yang digagas Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Kota Medan, Jumat (14/9).

Menurutnya, mindset (Pola pikir) masyarakat agar mau menjaga kebersihan perlu dilakukan, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Seluruh sampah rumah tangga diberi wadah dan diletakkan di depan rumah, dan pastikan petugas kebersihan akan mengangkutnya.

“Jadi jangan biarkan sampah berserak maupun dibuang ke parit atau sungai. Apabila masyarakat melaksanakan ajaran agama Islam, bahwasannya kebersihan adalah sebagian dari iman,” katanya lagi.

Direncanakan, lanjutnya, sistem pengelolaan sampah yang dipersiapkan mengacu metode 3R yakni Reduce, dengan mengurai sampah dalam pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu dibutuhkan. Lalu Reuse, memakai dan memanfaatkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru.

Kemudian, Recycle, dengan mendaur ulang kembali barang lama menjadi barang baru. “Diharapkan dengan sistem pengelolaan sampah seperti ini akan lebih baik dan memberikan manfaat,” imbuhnya kepada Tim Ahli Penyusunan Jakstrada Provinsi Sumut dan pemateri di ruang rapat III Balai Kota Medan.

Tim Ahli Penyusunan Jakstrada Provsu, Dr H Indra Utama SE MSi mengingatkan, dasar penyusunan Jakstrada pengelolaan sampah mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.P.10/MenLhk/Setjen/PLB.0/4/2018.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan, H M Husni SE, MSi menjelaskan, pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistemik. Dengan menghimpun potensi sampah di Kota Medan melalui Jakstrada, dilakukan perencanaan, ehingga tata kelola dan objek generasilasasi pengelolaan sampah bisa membangun sistem yang ada.

“Di samping ada target secara nasional, kita juga harus membuat target untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Apalagi Kota Medan telah melaunching Medan Zero Waste City 2020. Jadi ini merupakan bagian yang harus kita perkuat,” pungkasnya. (adlan)

Loading...