Menggunakan APBD 2018 dan DAK, Sejumlah Pasar di Tj Balai Direhabilitasi

8

TJ BALAI-M24 | Pemko Tanjungbalai melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungbalai tahun 2018, melaksanakan beberapa kegiatan proyek pembangunan dan rehabilitasi di sejumlah pasar di Kota Tanjungbalai. Proyek tersebut menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tanjungbalai 2018 dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Saya mau memastikan pembangunan proyek pembangunan dan rehabilitasi pasar hari ini. Oleh Karena itu, saya turun langsung untuk mengetahui progress kerja kontraktor serta kondisi bangunan yang berdiri di tengah hiruk pikuk pedagang,” ungkap Walikota Tanjungbalai, HM Syahrial SH MH, didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagper) Tj Balai, Arman Fadillah SPd, saat meninjau pembangunan Pasar Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Minggu (9/9).

Syahrial berharap Dinas Dagper Kota Tanjungbalai, sebagai pengelola pasar, mengatur dengan baik penempatan pedagang, setelah bangunan baru digunakan nantinya.

“Silahkan diatur dengan baik siapa-siapa yang menempati bangunan ini. Karena bangunan ini dibangun untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman, baik bagi pedagang maupun konsumen atau pembeli,” tandasnya.

Kadis Dagper Kota Tanjungbalai, Arman Fadillah, mengatakan, kelanjutan konstruksi Pasar Bengawan menggunakan APBD dengan alokasi anggaran Rp440.251.000. “Sedangkan revitalisasi 3 pasar lainnya, yakni Pasar Ikan/Daging berbiaya Rp1.101.961.000, Pasar Suprapto berbiaya Rp1.150.782.000 dan Pasar Perjuangan berbiaya Rp534.576.000, menggunakan dana DAK dari Pemerintah Pusat,” sebutnya.

Menurutnya, revitalisasi pasar dilakukan karena permasalahannya hampir sama di setiap pasar. Banyak Pedagang yang berjualan disembarang tempat dengan alasan tidak ada tempat, juga kenyamanan berdagang maupun berbelanja, menciptakan ketertiban dan keindahan serta kebersihan kota.

“Dan yang tak kalah penting adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungbalai, yang bermuara dalam mendukung pembangunan kota Tanjungbalai yang berkelanjutan,” tandas Arman. (ambon/surya)

Loading...