Merasa Urusan Dipersulit Kades, Warga Rantau Panjang Ngadu ke DPRD Deliserdang

15

LUBUKPAKAM-M24 | Merasa dipersulit mengurus surat-surat penting di Kantor Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, warga mengadukan nasibnya ke gedung DPRD Deliserdang. Kedatangan mereka diterima Ketua Fraksi PDIP, Dumanter Tampubolon, kemarin.

Tujuh orang perwakilan warga, Syarifuddin (51), Ucok (48), Siti Juliana (40), Susan (30), Fatma (62), Rahma Nasution (34) dan Mat Candra (46), menceritakan permasalahan mereka.

Menurut Siti Juliana, pihak perangkat Desa Rantau Panjang, terkesan mempersulitnya saat mengurus surat keterangan tak mampu alias surat miskin. Parahnya, kondisi seperti itu baru dialaminya saat Kepala Desa Rantau Panjang, dijabat M Yunus alias Buyung.

“Kades sebelumnya tak pernah sesulit ini mengurus surat miskin. Padahal aku sudah puluhan tahun tinggal di kampung itu. Entah cemana-cemana syarat yang dimintanya biar kami putus asa,” terang Siti.

Syarifuddin menambahkan, setiap kali mengurus surat keterangan usaha, KTP, KK, NA ataupun surat-surat lainnya, harus dilakukan test urine dulu syaratnya. “Entah apa pulaklah dasar Kades itu membuat aturan seperti itu. Masa mamak-mamak juga mau ditest
urine?,” kata Syarifuddin.

Menanggapi itu, Dumanter mengingatkan, agar sebagai pejabat Kepala Desa, M Yunus, jangan melampaui batas kewenangannya. Harus melayani masyarakat agar tidak resah. “Akan kita tindaklanjuti pengaduan masyarakat itu. Ada apa dengan prilaku Kades seperti itu. Apakah untuk menutupi ADD nya dari masyarakat?,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Desa Rantau Panjang, M Yunus, saat dikonfirmasi melalui selulernya, mengatakan, warga yang mengadu ke DPRD Deliserdang terkesan provokator. Menurutnya, seluruh peraturan yang dijalankannya sudah sesuai dengan Perdes yang dikeluarkan sejak Oktober 2017. (yanfebri)

Loading...