Nakhoda Pembawa 62 WN Bangladesh Dititip ke LP Pulau Simardan

8

TANJUNGBALAI-M24 | Berkas penyidikan yang dilakukan oleh pihak Imigrasi Kelas II Tanjungbalai-Asahan terhadap nakhoda kapal yang membawa 62 warga negara (WN) Bangladesh telah lengkap (P21), tersangka dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Pulau Simardan, Kota Tanjungbalai, kemarin.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai-Asahan Huntal Hutauruk melalui Muhammad Azis selaku Humas Imigrasi mengatakan Rozali alias Ilimolek sebagai nakhoda kapal dikenakan Pasal 120 ayat 1 dan ayat 2 UU keimigrasian dengan ancaman 5 tahun penjara.

“Penyidikan dilakukan oleh pihak imigrasi setelah mendapat limpahan berkas dari pihak Bea & Cukai Teluk Nibung,” kata Azis.

Sebelumnya pihak patroli Bea & Cukai Teluk Nibung bekerjasama dengan Bea & Cukai Tajungbalai Karimun, Sabtu (19/6) mengamankan satu Kapal Motor KM Bintang Utara di perairan Selat Malaka tepatnya di sebelah timur Pulau Pandang. Kapal itu mengangkut 62 orang warga negara Bangladesh.

Mereka terdiri dari 58 lelaki, 3 perempuan dan 1 anak-anak. Rencananya mereka akan diberangkatkan dari Batubara menuju Malaysia dengan menempuh jalur illegal. (ambon)

Loading...