Pak Wali, Jln Marelan Raya bak kubangan kerbau

11

MARELAN-M24 |Setahun setelah pengaspalan Jln Pasar V Marelan Raya, Kel Rengas Pulau, Kec Medan Marelan, kondisi jalan di kawasan ini kembali mengalami kerusakan. Parahnya, kondisi jalan digenangi air bak kubangan kerbau.

Amatan M24 di lokasi menyebutkan, terdapat sejumlah lubang dengan kedalaman 10 Cm di sekitar persimpangan Pasar V. Bahkan, kerusakan jalan mengakibatkan kawasan tersebut kerap mengalami kemacetan. Tidak hanya itu, kondisi jalan semakin buruk ketika dilanda hujan. Setiap lubang jalan digenangi air, sehingga berdampak rawan terjadinya kecelakaan.

Salah seorang warga, Hamdan (39) mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sejak memasuki bulan suci Ramadhan. Selain itu, genangan air yang terdapat di setiap lubang dikarenakan meluapnya air dari drainase sehingga mengakibatkan jalan mengalami banjir.

“Harusnya, pemerintah segera membenahi drainase yang tersumbat, karena aliran air tidak bisa mengalir ke drainase karena tertutup dengan titi yang ada di depan usaha rumah warga,” kata Hamdan.

Hamdan berharap perlu dilakukan perbaikan guna memperlancar akses dari Jalan Marelan menuju Medan Labuhan.

“Simpang itu kan banyak orang pajak melintas dan mobil berat, sudah tidak layak lagi di aspal biasa. Jadi perlu dibeton, karena dalam lima tahun ini sudah tiga kali diaspal, itupu tetap rusak juga,” ungkapnya.

Senada dikatakan seorang pengendara Hendra (34), menurutnya genangan air yang terdapat di badan jalan menghambat pengendara yang melintas.

“Lihatlah kalau pagi atau sore, pasti macet. Karena kendaraan yang melintas cukup padat, ditambah dengan kondisi jalan rusak, makin parah macetnya,” keluhnya.

Sementara itu, Camat Medan Marelan, T Chairunizza ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melaporkan ke Pemko Medan.

“Sudah berulang kali menghimbau warga dan tidak membuang sampah sembarangan ke parit (drainase), agar kondisi jalan tidak tergenang air. Yang jelas, kita akan turun ke lapangan untuk menertibkan. Mengenai kondisi jalan yang rusak, harapan mereka dapat dibangun dengan beton, agar tidak rusak lagi,” pungkasnya. (mag1)

Loading...