Pangdam I/BB Diminta Waspadai Potensi Ancaman di Selat Malaka

6

MEDAN-M24 | Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah resmi menjabat sebagai Pangdam I/BB. Jenderal bintang dua ini diminta untuk mewaspadai potensi ancaman di Selat Malaka.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono setelah upacara serah terima jabatan (Sertijab) Pangdam I/BB dari Mayjen TNI Ibnu Triwidodo kepada Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah. Sertijab tersebut diadakan di Aula A. H. Nasution, Mabesad, Jakarta Pusat, Senin (20/8).

Kasad menjelaskan komando kewilayahan Kodam I/BB meliputi provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Karena itu, Kasad meminta Pangdam I/BB agar dapat merangkul semua lapisan masyarakat, serta dapat diterima oleh segenap kalangan, baik dari pemerintahan, partai politik sampai rakyat di level bawah. “Diharapkan mampu menyatukan berbagai kepentingan guna mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang masih ada,” jelasnya.

Sambung Kasad, wilayah Kodam I/BB juga memiliki potensi ancaman yang datang dari luar, khususnya dari Selat Malaka. Selat ini merupakan jalur pelayaran penting di dunia dengan tingkat kejahatan dan penyelundupan tinggi di kawasan Asia. Selain itu juga sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba dan kriminalitas.

Kasad melanjutkan, agar Pangdam I/BB memelihara dan meningkatkan kewaspadaan dalam upaya mengelola dan mengantisipasi potensi konflik yang dapat timbul. Juga menyelenggarakan tugas-tugas yang diamanahkan dalam unndang-undang dengan baik. “Laksanakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan TNI AD secara profesional,” tegasnya. (bar)

Loading...