Pemprovsu siapkan sistem panggilan darurat di Danau Toba

8

MEDAN-M24 | DPRD Sumut imbau Pemprovsu siapkan sistem panggilan darurat karena dianggap TIM SAR belum standby di kawasan Danau Toba, pasca tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6) lalu.

Imbauan itu disampaikan anggota DPRD Sumut, Burhanuddin Siregar pada sidang Paripurna yang digelar, Senin siang (25/6). Dia mengingatkan, sistem pemanggilan darurat sangat dibutuhkan di kawasan destinasi wisata yang akan dijadikan Monaco of Asia.

“Ini tanggungjawab Pemprovsu. Danau Toba itu kawasan wisata. Siapa saja bisa menghadapi musibah di sana. Disaat ada musibah, siapa yang akan dihubungi? Apakah ada personel Tim SAR yang standby, fasilitas kapal cepat serta helikopter penyelamat? Seharusnya standby 24 jam,” jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, ada 7 kab/kota di sekitar kawasan Danau Toba yang seharusnya berkordinasi mempersiapkan Tim SAR. Dipastikannya, korban yang sempat bertahan hidup dan berusaha menyelamatkan diri dapat diketahui.”Orang pasti panik ketika musibah terjadi. Telepon seluler yang dimiliki dapat bermanfaat menghubungi keluarga, orangtua, teman atau relasi,” jelasnya lagi.(budiman)

Loading...