PK5 Pasar Sukaramai Terancam Gulung Tikar

MEDAN AREA-M24 | Pedagang kaki lima (PK5) di Pasar Sukaramai Jln AR Hakim, Medan Area yang bergantung hidup berjualan di pinggir jalan terancam gulung tikar, pasca penertiban yang terus dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, kecamatan dan kelurahan, Rabu (29/8) malam.

Para PK5 pakaian bekas (Monza) yang menggelar lapak di trotoar, bahkan sampai ke badan jalan. Tak luput dari pengawasan petugas, seluruh meja turut diamankan karena tak juga mengosongkan lapaknya. Satu unit alat berat ekskavator terpaksa diturunkan membersihkan tumpukan tanh di bahu jalan.

Camat Medan Area, Muhammad Ali Sipahutar mengatakan, penertiban akan terus dilakukan secara rutin sampai kawasan tersebut benar-benar bersih dari PK5. Apalagi merupakan perintah Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin agar badan jalan tidak menyempit sehingga menimbulkan kemacetan.

Loading...

“Supaya kawasan Jln A R Hakim dan sekitarnya benar-benar bersih, serta badan jalan tidak menyempit dan macat. Jika pedagang tetap membandal, petugas tidak segan-segan mengangkut barang dagangan mereka,” ungkapnya.

Sebelumnya, sosialiasi sudah dilakukan sosialisasi dengan menyuratinya para PK5 agar tidak lagi menggelar lapaknya. Namun itu tidak diindahkan, dan mereka masih membandel. Guna mengantiapasinya, Pemko Medan mendirikan posko pengamanan.

“Degan adanya posko yang dijaga petugas gabungan, maka dengan mudah mereka memantau atau mengawasi pedagang. Sehingga mereka tidak lagi berjualan disembarangan tempat. Petugas akan tetap berjaga guna menghindari hal yang tidak diinginkan,” bilang Ali.

Sememtara, para pedagang merasa keberatan dilakukan penertiban. Lantaran penertiban terkesan pilih kasih. “Kalau sudah begini mau kemana lagi kami berjualan. Lapak kami sudah digusur. Kami bakal terancam berjualan dan gulung tikar. Kejam kali pemerintah,” kata pedagang. (wandi)

Loading...