PKL Trotoar ganggu lalin dan pejalan kaki

10

Adlan-Medan | Satu unit regu Satpol PP Kota Medan diturunkan melakukan pengendalian dan penertiban pedagang kaki lima (PK5) di beberapa ruas jalan di Kota Medan, Jumat (30/3) malam.

Penertiban ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan guna membersihkan bahu jalan maupun trotoar dari PK5. Ada 4 titik jalan yang menjadi lokasi penertiban malam itu, yakni Jln KH Zainul Arifin, Jln T Daud, Jln Listrik dan Jln Diponegoro.

Tak hanya siang, malam hari juga para PK5 menggelar lapak di bahu jalan maupun trotoar. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, kehadiran PK5 membuat para pejalan kaki kurang nyaman dan terganggu saat melintasi trotoar.

Menurut Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, kegiatan pengendalian dan penertiban yang dilakukan tersebut, upaya menindakalanjuti instruksi Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSik sesuai Perda. “Bapak Walikota telah menegaskan bahwa bahu jalan dan trotoar adalah fasilitas umum, bukan tempat berjualan,” kata Sofyan.

Dikatakan Sofyan, penertiban sudah berulangkali dilakukan, namun para PK5 tetap saja berjualan, baik siang maupun malam hari. Karenanya, tegas Sofyan, penertiban akan terus rutin dilakukan, guna menutup peluang PK5 untuk berjualan. “Siang dan malam akan kita turunkan tim untuk melakukan pengawasan,” tegasnya.

Proses penertiban berjalan lancar, tak satupun di antara PK5 yang melawan maupun menghalangi proses penertiban. Begitu melihat personel Satpol PP, mereka pun langsung mengemasi dagangannya dan meninggalkan lokasi. Bagi PK5 yang bertahan, petugas Satpol PP pun bertindak tegas dengan mengamankan dagangannya.

Usai penertiban, Sofyan menegaskan, tidak satu pun PK5 diperkenankan berjualan di kawasan tersebut. Mantan Camat Medan Area itu minta agar para PK5 dapat menaati peraturan yang berlaku, dengan tidak berjualan kembali di bahu jalan maupun trotoar.

“Kita harus tertib dan menghargai hak setiap warga kota, sebab trotoar adalah hak pejalan kaki, sehingga tidak sepantasnya dipergunakan untuk menggelar lapak jualan. Untuk mencegah PK5 berjualan kembali, kita akan terus melakukan pengawasan baik siang maupun malam hari,” tegasnya.

Selain bahu jalan dan trotoar, Sofyan juga mengerahkan anggotanya untuk melakukan pengamanan di sejumlah titik untuk mencegah PK5 menggelar lapak. Selain depan Masjid Raya Al Mahsun, Jln SM Raja, pengamanan juga dilakukan di Taman Beringin, Jln Sudirman Medan.

“Jika tidak dijaga, banyak PK5 yang berjualan di kawasan tersebut. Penjagaan juga kita lakukan di Jln Dr Mansyur serta Pasar Petisah. Semoga dengan penjagaan yang kita lakukan ini, para PK5 tidak dapat berjualan kembali,” pungkasnya.

Loading...