Pusat Pasar Berastagi Kian Kumuh

Infrastruktur yang butuh perbaikan (M24-Sekilap)

KARO–M24 | Infrastruktur di pusat Pasar Kota Berastagi layak dibenahi. Begitu juga penataan kios harus dilakukan agar terlihat rapi, agar para konsumen dan pedagang betah bertransaksi di pasar tersebut. Apalagi pusat pasar di Kelurahan Tambak Lau Mulgap II, Berastagi ini, merupakan pusat pasar tradisional yang setiap harinya selalu aktif.

Sayangnya, pasar tertua di kota wisata itu sudah lama tidak disentuh pembangunan. Banyak sarana prasarana mengalami rusak. Seperti Jln Perniagaan terlihat lobang menganga, seakan tak ada kepedulian instansi terkait dan saluran parit tak berfungsi. Sehingga mengakibatkan banjir dimana-mana.

Amatan M24, Kamis (11/10), akibat tak tersentuh pembangunan, pusat Pasar Berastagi terlihat kumuh. Kondisi ini sangat merugikan pedagang, karena pembeli kurang tertarik untuk berbelanja. Padahal Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, terus menerus bekerja, bahkan baru-baru ini terjun langsung ke seputaran Jln Perwira, menindaklanjuti laporan masyarakat tentang kebanjiran yang selalu menghantui warga setempat.

Loading...

“Itu wajar bila kita selaku warga yang menempati kios-kios di pusat pasar meminta Pemkab melalui Dinas Pasar melakukan perbaikan. Khususnya Jln Perniagaan, karena jalan tersebut selalu mengakibatkan kemacetan. Karena pedagang selalu ingin jualannya ingin ke tengah bahu jalan dan mengakibatkan kemacetan,” ungkap R Tarigan, pedagang Pasar Berastagi.

Dia menambahkan, sudah layak pasar tua di Kota Berastagi dibenahi dan bangunan infrastrukturnya dapat perhatian. Agar keberadaan pusat pasar di tengah Kota Berastagi tidak terlihat jorok dan kumuh.

“Ironisnya akibat ketidakpedulian pejabat terkait, kami para pedagang di dalam kios-kios terkena imbasnya. Konsumen enggan berbelanja karena pedagang kaki lima di badan jalan menjamur,” katanya. (sekilap)

Loading...