Ratusan pengungsi Sinabung geruduk kantor Bupati Karo

10

KARO-M24 | Ratusan pengungsi Sinabung dari Desa Berastepu, Gamber dan Gurukinayan, dari relokasi mandiri lanjutan tahap II 181 KK, mendatangi Kantor Bupati Karo, Senin (16/7). Kedatangan mereka disambut Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, didampingi Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Ir Martin Sitepu dan beberapa SKPD lainnya.

Seperti diketahui, dana hibah sebesar Rp85 M yang MOU nya ditandatangani Bupati Karo Maret 2017 di Graha BNPB Jakarta, salah satu peruntukkannya untuk relokasi mandiri 181 KK. Namun, akibat administrasi yang belum rampung, dana relokasi mandiri lanjutan tahap II 181 KK tersebut, sampai saat ini belum dicairkan.

Menurut warga, terkait surat keterangan domisili yang tidak dikeluarkan lurah dan kepala desa, menjadi penyebab administrasi tersebut terkendala tanpa solusi.

Mendengar itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, merasa kesal dan marah terhadap beberapa SKPD nya dan lurah. Menurutnya, masalah tersebut seharusnya tidak perlu dipersulit dan dirumitkan, sehingga membuat warga bingung. Akibatnya, Terkelin Brahmana, memerintahkan kepada ajudan, mengumpulkan SKPD terkait dan kepala lurah, yakni, Camat Simpang Empat, Camat Kabanjahe, Kepala BPBD Karo dan Lurah Kampung Dalam Kabanjahe, langsung dihadirkan di depan para pengungsi dari tiga desa itu. Dan memerintahkan agar, Senin (16/7), segera diselesaikan.

“Surat-surat itu segera diselesaikan hari ini juga. Ini bencana kemanusiaan. Jadi segala sesuatu harus kerja cepat, tidak perlu diulur-ulur dan dipersulit. Setelah masalah administrasi selesai, supaya dana tersebut segera direalisasikan,” kata Terkelin.

Kepala BPBD Karo, Ir Martin Sitepu, berjanji, setelah selesai surat domisili, dana ini segera dikirim ke rekening Ketua KPP masing-masing. Terutama bagi administrasi yang sudah lengkap hari ini juga akan di transfer,” ujar Martin. (sekilap)

Loading...