RSU Kabanjahe Minim Psikiater

KARO-M24 | Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe tidak ada menyiapkan dokter spesialis kejiwaan (psikiater). Sehingga para bakal calon anggota legislatif (Bacaleg), komisioner KPU dan Bawaslu, yang membutuhkan surat keterangan kesehatan kejiwaan, harus ke RSU H Adam Malik atau RSU Pirngadi Medan.

“Ironis, RSU Kabanjahe tidak memiliki psikiater dan tidak mengantisipasi syarat-syarat kelengkapan berkas para Bacaleg, komisioner KPU dan Bawaslu Karo, menyongsong Pileg 2019,” jelas anggota DPRD Karo, Jhon Karya Sukatendel, diamini Jidin Ginting SH, kepada watawan, di kantor KPU Karo, kemarin (31/7).

Menurutnya, untuk mengurus surat kesehatan jiwa harus mengeluarkan dana. Tidak gratis. Tentu ada sumber PAD-nya bagi Karo. Walaupun begitu, Pemkab Karo menyepelekannya. “Hampir ribuan Bacaleg, calon komisioner KPU dan Bawaslu Karo harus ke Medan. Inilah Karo. Semua enjoy,” ujar Jidin.

Loading...

Di sisi lain, dua legislator Karo tersebut mendukung pihak Moderamen GBKP, setelah kepemilikan RSU Kabanjahe kembali ke Moderamen. Dengan kembalinya RSU Kabanjahe ke Moderamen, pembangunan RSU Kabanjahe ke depan dapat diteruskan dan ditingkatkan. Tidak seperti saat ini.

“Psikiater saja tidak bisa dihadirkan pihak RSU Kabanjahe di bawah kepemimpinan Pemkab Karo, guna memenuhi kepentingan para Bacaleg, calon Komisioner KPU dan Bawaslu Karo, untuk melengkapi persyaratan pencalonan seperti saat ini,” tandasnya. (sekilap)

Loading...