Sergai Pilot Project Program Pengentasan Kemiskinan

8

SEI RAMPAH-M24 | Sejalan dengan program Nawacita ketiga Presiden RI Joko Widodo, yaitu Membangun Indonesia dari pinggiran dimulai dari desa, pembangunan desa harus menjadi prioritas dalam pembangunan nasional.

Menurut Bupati Sergai, Ir H Soekirman, melalui Kadis Kominfo Sergai, H Ikhsan AP, dalam membangun desa tentu ada beberapa kendala. Salah satunya penyediaan data jumlah masyarakat miskin. Karena permasalahan koordinasi antar lembaga, pusat dan daerah, mengakibatkan munculnya beragam jenis data desa tak sesuai standar.

“Latar belakang di setiap desa yang memiliki keunggulan komperatif dan kompetitif, sesuai potensi desa (Podes) dapat diwujudkan menjadi desa yang unggul, berkembang dan berkelanjutan,” ungkap Ikhsan,di ruang kerjanya, Jumat (3/8).

Soekirman, saat menjadi Keynote Speaker acara Konsistensi Integrasi dalam Membangun Desa yang Berkeadilan dan Sejahtera, di Hotel Aston Inn Semarang, didampingi Kepala Bappeda Sergai, Ir H Prihatina MSi.

Dia menambahkan, di Provinsi Sumut, khususnya Kabupaten Sergai dan Kota Tebingtinggi, tahun 2019 akan menjadi pilot project program SAPA. Oleh karenanya, lanjut Soekirman, sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari dialog interaktif ini, dalam upaya pengentasan kemiskinan, impelementasinya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat adalah dengan meningkatkan kualitas penyedia sumber data utama, melalui pembinaan statistik kepada aparat desa.

Ke depan, Soekirman berharap, untuk memperoleh data desa yang akurat, khususnya data jumlah kemiskinan harus dilakukan dengan pembangunan desa. (darmawan)

Loading...