Sidang Penganiayaan di Jln Nibung, JPU Hadirkan Saksi Anak Korban dan Terdakwa

7

Terdakwa didampingi kedua PH-nya

PN MEDAN-M24 | Sidang lanjutan dugaan penganiayaan dengan terdakwa Anita Triana S.Pd (45) bersama suaminya, Habibulloh S Harahap alias Habib (45) warga Jln SM Raja, Binjai kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (13/9) menghadirkan dua saksi masing-masing Bunga Liat Elseria Sirait (anak korban) dan Tamara Atika Harahap (anak terdakwa).

Saksi Bunga dihadapan majelis hakim diketuai Deson Togatorop tampak emosional dalam memberikan keterangan.

“Ya Yang Mulia saya melihat sendiri ayah saya dipukul oleh terdakwa yang saat itu memakai baju Perbakin (Habib) pakai tangan kirinya dan mengenai bagian wajah sebelah kanan ayah saya,” sebut Bunga.

Awalnya lanjut Bunga, pada saat kejadian di Jln Nibung Raya, Medan terjadi kemacetan panjang. Pada saat itu terdakwa Habib keluar dari mobilnya dan marah-marah meminta mobil korban supaya bergerak maju.

Namun adik Bunga yang mengemudikan mobil tidak terima dan menjawab bapak kan bisa lihat sendiri macet.

“Mendengar itu terdakwa tidak terima dan memukul mobil kami. Hingga ayah saya keluar dari mobil. Terjadilah cekcok mulut dan pemukulan itu,” beber Bunga.

Sementara itu kesaksian Tamara Atika Harahap dihadapan hakim membenarkan ibunya menjambak korban. “Ibu saya hanya membalas perbuatan korban sebelumnya yang menjambak kerudung dan memukul ibu saya, jadi itu hanya spontanitas saja yang mulia,” ungkap Tamara.

Tamara juga menegaskan ibunya juga sudah melaporkan Bunga ke Polrestabes Medan dan saat ini sedang dalam proses. Hal itu dibenarkan Penasehat Hukum (PH) terdakwa Lukman Nasution SH dan Riko Simanjuntak SH. “Iya benar kita juga melaporkan perbuatan mereka ke Polrestabes Medan,” ujar Lukman.

Usai sidang tampak kedua pihak menyatakan ingin berdamai dan sedang diupayakan. “Benar kita mau damai, hanya tinggal proses, kita kan perlu mufakat dulu bang sama keluarga,” ujar istri korban yang merupakan Jaksa Kejatisu. (ansah)

Loading...