Siswi SMP Digorok Parbetor, Polisi Gandeng P2TP2A Motivasi Kesembuhan Korban

8

MEDAN-24 | Untuk mengatasi trauma yang dialami Bunga (bukan nama sebenarnya), korban percobaan pembunuhan oleh RG (30), tukang betor, Polsek Kutalimbaru menggandeng Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sumatera Utara.

Gagasan ini disampaikan Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu saat menjenguk korban di RSUP H Adam Malik, Jumat (3/8). Turut hadir KUPT Pelayanan P2TP2A, Suryani dan Tim Advokasi P2TP2A, Staf Humas RSUP H Adam Malik, Khairul serta keluarga korban.

“Untuk memberikan semangat agar Bunga segera sembuh. Ini juga kewajiban kita sebagai polisi untuk memberikan perhatian kepada warga. Apalagi Bunga korban kriminal berat. Kita juga memberikan buah tangan kepada Bunga yang diterima langsung keluarga besar yang terus menemani Bunga di ruang inap,” ucap Martualesi.

Kujungan tersebut, lanjut Martualesi, akan dilaksanakan secara berkesinambungan. “Untuk lukanya sepanjang 25 cm yang hampir menyatu ke leher juga semakin membaik. Keluarga Bunga juga berterimakasih kepada polisi yang telah berhasil meringkus pelaku RG. Dalam waktu dekat keluarga akan datang ke Polsek Kutalimbaru,” tambahnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini juga mengimbau masyarakat untuk menghindari menonton film yang tidak senonoh tersebut. “Akibatnya berdampak negatif bagi diri sendiri dan orang lain. Lebih baik melakukan kegiatan positif walau sambil menunggu rejeki datang. Itu lebih baik bagi kita dan orang lain,” pungkas Martualesi.

Staf Humas RSUP H Adam Malik, Ocha membenarkan kondisi korban yang semakin baik. “Secara fisik kondisinya semakin membaik. Namun secara fisikologi, pasien masih trauma. Sama dengan kemarin, tim terus melakukan perawatan agar kondisi fisik dan mental korban juga membaik,” sebut Ocha. (edi)

Loading...