Terkait OTT di PN Medan, KPK Kembali Periksa Mantan Ka PN Medan

7

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

MEDAN-M24 | Pemeriksaan terhadap mantan Kepala Pengadilan Negeri (PN) Medan, Marsuddin Nainggolan, akan kembali dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Marsuddin akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Tamin Sukardi.

“Kami lakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan (mereka) sebagai saksi untuk tersangka TS (Tamin Sukardi),” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (14/9).

Tak cuma Marsuddin, Febri menjelaskan KPK juga akan memeriksa mantan Wakil Ketua PN Medan, Wahyu Prasetyo Wibowo, Panitera Pengganti PN Medan, Oloan Sirait, Winda boru Goltum selaku staf hakim Merry Purba, Hakim Sontan Merauke Sinaga dan staf honorer Wakil Ketua PN Medan, Raymondus Candra Lubis.
Kemudian karyawan swasta PT. Erni Putra Terari bernama Sudarni boru Samosir selaku staf administrasi serta tiga orang lainnya Iwan, Tandeanus dan Tadjuddin. Selanjutnya, tiga pengacara yakni Farida, Fachrudin Rifai dan Suhardi.

Pemeriksaan Marsuddin sebagai saksi untuk tersangka Tamin Sukardi yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) suap pemulusan perkara bersama tiga orang tersangka lainnya. Mereka adalah Merry Purba selaku Hakim Adhoc Tipikor PN Medan, Helpandi selaku Panitera Pengganti PN Medan dan Hadi Setiawan selaku orang kepercayaan Tamin Sukardi yang belakangan menyerahkan diri ke KPK.

Sekadar mengingatkan, KPK menangkap 8 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Medan. Sebanyak empat orang di antaranya adalah hakim. Masing-masing, Marsuddin Nainggolan, Wahyu Prasetyo Wibowo yang saat itu masih menjabat Ketua dan Wakil Ketua PN Medan, serta Hakim Karir PN Medan Sontan Merauke Sinaga dan Hakim Adhoc Tipikor PN Medan Merry Purba.

Kemudian 4 orang lagi yang diperiksa yakni 2 orang Panitera Pengganti PN Medan Helpandi dan Oloan Sirait serta 2 orang dari pihak swasta. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, KPK hanya menetapkan 4 orang sebagai tersangka yakni Tamin Sukardi dan Hadi Setiawan selaku pemberi suap serta Merry Purba dan Helpandi selaku penerima suap. (ansah)

Loading...