Tetap Tolak 15 Honorer Yang Dipecat Sepihak, Kepala SMKN 2 Kisaran Direkomendasikan Dicopot

13

KISARAN-M24 | Wakil Ketua DPRD Sumut, Sri Kumala, perintahkan Dinas Pendidikan Sumut melalui Cabang Dinas Pendidikan Asahan-Batubara, untuk mengaktifkan kembali 15 guru honor yang dipecat sepihak oleh Kepala SMKN 2 Kisaran, Zulfikar, beberapa waktu lalu.

“Meski surat edaran pengaktifan guru honor telah diterbitkan Cabang Dinas Pendidikan Asahan-Batubara dengan surat bernomor: 800/733-TU/IX/2018 tertanggal 4 September 2018, tentang pemanggilan dan pengaktifan kembali eks GTT Non PNS SMKN 2 Kisaran, yang diberhentikan telah terbit, tetapi Kepala SMKN 2 Kisaran, Zulfikar, tetap menolaknya. Bahkan ketika ditanya langsung anggota Komisi E DPRD Sumut, Zulfikar tetap keukeh dengan jawabannya,” ungkap Sri kepada M24, saat ditemui di SMKN 2 Kisaran, kemarin (5/9).

Pantauan wartawan, 9 anggota DPRD Sumut kunker terkait tindaklanjut RDP SMKN 2 Kisaran, yang sebelumnya digelar di ruang Komisi E DPRD Sumut, Senin (3/9).

“Kami langsung datang ke sekolah ini untuk memantau kondisi sekolah dan mengembalikan guru honor agar bisa kembali mengajar,” ujar Sri.

Dalam pertemuan ini sempat terjadi kericuhan. Zulfikar enggan menerima 15 guru honor tersebut kembali mengajar.

Kacabdis Pendidikan Propinsi Sumut wilayah Asahan-Batubara, Sapri, mengatakan, akan membuat surat rekomendasi pemecatan terhadap Zulfikar sebagai seorang kepala sekolah.

“Karena beliau (Zulfikar-red) menolak mempekerjakan kembali 15 honorer tersebut. Saya juga melihat banyak permasalahan di sekolah ini, makanya saya akan membuat surat usulan pemecatan Zulfikar dari jabatannya sebagai Kepala SMKN 2 Kisaran,” tegasnya.

Kepala SMKN 2 Kisaran, Zulfikar, yang bersikukuh tidak akan mempekerjakan 15 tenaga honorer tersebut, mengatakan, selaku Kepala SMKN 2 Kisaran, dirinya tetap tidak akan menuruti permintaan dari anggota DPRD Sumut maupun dari Kacabdis Pendidikan Sumut wilayah Asahan-Batubara tersebut. “Mau bilang apa dan bisa berbuat apa mereka itu,” ungkap Zulfikar. (khairul)

Loading...