Tiga Bulan Mengendap, Kasus Cabul Warga Simangambat Kembali Diproses

10

TAPANULI SELATAN-M24 | Kasus pencabulan terhadap Melati(15), warga Desa Hutabaru, Simangambat, Kab Padanglawas Utara, yang diduga dilakukan oleh tersangka AMS (50), warga yang sama, mulai mendapat titik terang setelah mengendap selama tiga bulan.

Kasus itu akhirnya diproses kembali setelah tiga bulan terkatung-katung tanpa ada alasan yang jelas. Didampingi Divis Advokasi dan Humas, Lembaga Perlindungan Anak Burangir, Juli Herniatman Zega, Melati akhirnya diambil keterangan oleh personil PPA Polres Tapanuli Selatan. ”Syukur kepada Tuhan, pada 28 Juli 2018, korban sudah dimintai keterangan terkait perisitwa yang dialaminya,” ujar Juli kepada wartawan ketika ditemui di ruangannya.

Selain korban, pihak kepolisian juga sudah memanggil dua orang saksi yang dianggap mengetahaui kejadian. Kepada wartawan, Juli mengungkapkan, lambannya proses penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap Melati karena sejumlah penyidik dari unit PPA Polres Tapsel berganti. ”Berdasarkan pengakuan pihak penyidik, kasus ini mengendap karena adanya pergantian personil,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap korban terungkap, pelaku sudah berulang-ulang melakukan tindakan yang sama terhadap korban. Sebab, beberapa tahun yang lalu, pelaku sudah pernah mencabuli korban. Sayangnya, pada saat itu pihak keluarga pelaku dan korban sepakat berdamai. “Ini yang kedua kalinya pelaku melakukan pencabulan, sedangkan yang pertama berdamai,”ujar Juli.

Dia mengingatkan bagi seluruh orang tua yang anaknya menjadi korban pencabulan agar tidak mau berdamai. Karena, besar kemungkinan tindakan cabul itu akan terulang, seperti yang dialami Melati. (zia)

Loading...