Tolak Pembangunan Sutet, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bupati Madina

MADINA-M24 | Ratusan warga Desa Sipapaga, Kec Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), geruduk Kantor Bupati, Rabu (25/7). Kedatangan massa ke Kantor Pemkab Madina tersebut sebagai bentuk aksi protes terhadap pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) T.220 di desa mereka.

Tak cuma di Kantor Bupati Madina, aksi ratusan warga Desa Sipaga itu berlanjut ke Kantor PT PLN Persero di Kel Kayujati, Panyabungan. Koordinator aksi Indra Setiawan mengatakan, warga di Desa Sipapaga menolak pembangunan tower T.220. Pasalnya, pembangunan tower Sutet lebih banyak berdampak negatif bagi masyarakat setempat, salah satunya kesehatan.

“Kami khawatir dengan adanya tower Sutet itu akan menimbulkan efek negatif kepada masyarakat di sekitar lokasi,” ujarnya ketika berorasi, baik di Kantor Bupati maupun di Kantor PT PLN Panyabungan.

Loading...

Menurut Indra, banyak warga cemas pembangunan Sutet itu akan mengancam keselamatan mereka karena kuatnya medan magnit dan medan listrik.Untuk itu, warga berharap kepada Bupati Madina agar dapat mengabulkan Surat 050/AG-ATC/SP/PCM/IV/2018, tentang pemberitahuan penolakan pemasangan tower Sutet.

Selain itu, warga juga minta kepada Orang Nomor Satu Madina itu dapat mengkaji kembali surat bernomor 470/258/PYB/2018, tentang dukungan warga Sipapaga tentang pendirian tower T.220.
“Kami memohon kepada Bupati Madina agar dapat menyelesaikan persoalan ini secara komprehensif dengan melihat segala aspek kepentingan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Aksi unjukrasa penolakan pembangunan tower Sutet ini disahuti Sekdakab Madina, M Syafe’i Lubis. Menurutnya, pemerintrah akan menindaklanjuti tuntutan masyarakat Sipapaga tersebut. “Apa yang saudara sampaikan ini kami terima dan akan kami tindaklanjuti untuk dibahas,” tukas Sekda Syafe’i. (zia)

Loading...