Transaksi penukaran uang baru di Medan capai Rp14,1 M

30

MEDAN-M24 | Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1438 H, masyarakat di Kota Medan antusias mendatangi sejumlah lokasi penukaran uang pecahan kecil dan baru, salah satunya di Lapangan Benteng. Sejak dibuka, Senin (28/5) lalu, jumlah warga yang sudah dilayani sebanyak 4.345 dengan jumlah Rp14,1 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Arief Budi Santoso mengatakan, pihaknya bersama perbankan membantu dan melayani kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru. Mereka menyiapkan uang sebanyak Rp4,1 triliun diantaranya Rp300 miliar untuk penukaran uang kecil.

“Sejak dibuka titik-titik tempat penukaran uang, masyarakat terlihat sangat antusias dan ini dapat dilihat pada hari ini, tercatat kita sudah melayani 4.345 warga dengan jumlah uang yang ditukar mencapai Rp14,1 triliun,” katanya saat mengunjungi loket penukaran uang di Lapangan Benteng, kemarin (7/6).

Dari hasil komunikasi, Arief dengan sejumlah warga yang sedang melakukan penukaran uang. Kebanyakan melakukan penukaran uang untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri, untuk dibagi-bagikan uang pecahan baru kepada sanak saudara nantinya.

Seperti pengakuan salah seorang warga, Revina Dermawan, Warga Kec Medan Polonia, dirinya menukarkan uang pecahan baru sebanyak Rp2 juta yang akan dibagikan kepada keponakan dan sanak saudaranya pada Lebaran. Menurutnya dengan adanya pecahan uang baru itu, Hari Raya akan lebih meriah.

“Saya tukar Rp 2 juta, nantinya uang ini mau saya bagi-bagikan, pak” ungkapnya kepada Afief Santoso saat berbincang dengannya didepan mobil penukaran uang.

Ada 10 perbankan setiap hari di Lapangan Benteng yang melayani penukaran uang pecah. Setiap perbankan memiliki modal Rp560 juta untuk melayani sebanyak 100 orang, karena maksimal penukaran 5,6 juta. Dan sejauh ini uang pecahan yang paling diminati masyarakat adalah pecahan Rp10 ribu, Rp5.000 dan Rp2.000. (adlan)

Loading...