Ultimatum Walikota buat Camat, Lurah dan Kepling

10

MEDAN-M24 |Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi minta kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling) dapat mengenal lebih jauh warganya yang berada di wilayah kerjanya masing-masing.

Selain itu, juga mengamati dengan seksama dinamika kehidupan yang terjadi di tengah masyarakat, sekaligus melakukan deteksi dini terhadap pendatang. Itu dilakukan untuk kepentingan masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan kondusif di Kota Medan.

Instruksi itu disampaikannya pada acara Koordinasi Tiga Pilar Kebangsaan di Medan International Convention Centre (MICC) Jln Gagak Hitam, Ring Road, Rabu (16/5). Kegiatan untuk menyikapi maraknya aksi teroris turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD serta camat, lurah, babinsa, babinkantibmas dan kepling.

Selanjutnya Eldin mengultimatum seluruh kepling, lurah dan camat untuk mengaktifkan siskamling di wilayahnya masing-masing. Pengaktifan siskamling akan menjadi penegasan bahan penilaian kinerja mereka.

“Setiap melakukan kunjungan, saya pasti akan mempertanyakan hal ini, termasuk pengenalan kepling, lurah dan camat terhadap lingkungan dan seluruh warganya,” kata Eldin.

Diakuinya, sudah lama mengingatkan setiap lingkungan mengaktifkan siskamling. “Sudah lama dan berulang-ulang saya ingatkan dalam setiap pertemuan dengan kepling, lurah dan camat.Namun sampai saat ini masih ada yang belum berjalan efektif. Untuk itu saya akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Kembali diingatkannya, agar aparaturnya saling berkoordinasi agar terbangun sinergitas yang kuat. Begitujuga dengan Babinsa serta Babinkantibmas lebih ditingkatkan, terutama dalam memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat.

Semua pencerahan dan masukan yang disampaikan unsur Forkopimda diminta untuk dilaksanakan, sebagai upaya merajut kebhinekaan dan meneguhkan Pancasila serta memelihara soliditas dan sinergitas tiga pilar dalam rangka mewujudkan kekondusifan Medan Rumah Kita.

“Apakah saudara-saudara siap mengaktifkan siskamling di wilayah masing-masing?” tanya Walikota kepada 2001 kepling yang hadir. “Siap,” jawab mereka dengan tegas dan serentak.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, terjaminnya kamtibmas merupakan tanggungjawab semua pihak dengan menegakkan hukum.“Untuk itu kita hadir disini guna menyatukan langkah,” katanya.

Lalu Dadang mengajak untuk membangun sejak dini untuk menerima perbedaan dengan mendidik keluarga dan anak, serta mengenali para tetangga. Apa yang dilakukan itu akan memberikan dampak ke masa depan. “Kalau hari ini kita tidak berbuat, ke depan akan ada ancaman lebih besar lagi,” pesannya.

Sementara itu Dandim 0201/BS Kol Inf Bambang Herqutanto meminta semuanya bersattu mengantisipasi terjadinya aksi teror. Diyakininya, Indonesia yang dibangun berdasarkan keberagaman dapat mencegah aksi teror.

“Apalagi Indonesia satu-satunya negara di dunia yang memiliki pengawasan terhadap masyarakat, sampai tingkat paling bawah yakni kepling. Jadi mari kita sama-sama menjaga Medan Rumah Kita,” pesannya.

Sedangkan Kajari Medan Olopan Nainggolan SH MH menyebutkan, pencegahan dapat dilakukan dengan mengenali secara detail siapa saja warga yang berdomisili di wilayahnya, termasuk aktifitas sehari-harinya.

“Apabila kepling, lurah dan camat tidak mengenali warganya, bagaimana bisa mengamankan sekaligus membina warganya,” bebernya.(adlan)

Loading...