Untuk Pengungsi Sinabung Gelombang II, Dana Stimulan Jaminan Hidup Rp2,7 M Cair

8

KARO-M24 | Penyaluran dana bantuan stimulan jaminan hidup dan isian Hunian Tetap (Huntap) korban Bencana erupsi Gunung Sinabung, sebesar Rp2,7 miliar, Jumat (27/7), cair.

Dana tersebut untuk relokasi tahap II (Mandiri) sebanyak 455 KK/1.506 jiwa. Terdiri dari Desa Kuta Tonggal 88 KK/312 jiwa, Desa Gamber 121 KK/461 jiwa, Desa Berastepu 168 KK/504 jiwa dan Desa Gurukinayan 78 KK/229 jiwa. Dana tersebut sudah digelontorkan Kemensos RI sebesar Rp2,7 miliar, melalui BNI Kabanjahe.

“Penyaluran penerima dana hibah tersebut sudah berjalan dan ada juga sedang berjalan pencairannya oleh masyarakat ke BNI Kabanjahe,” kata Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, didampingi Kadis Sosial Benyamin Sukatendel SE MM, Kabid di Dinsos Karo Joses Bangun dan Usaha Purba, saat melaporkan ke Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margowiyono, di ruang kerjanya, kemarin (27/7), di Kemensos Jakarta.

Menurut Terkelin, gelombang I yang menerima dana hibah stimulan sebanyak 455 KK/1.506 jiwa. “Dan itu hampir rampung pencairannya kepada masyarakat yang berhak menerimanya dengan tepat sasaran. Sebab sudah melalui rekening masing-masing, uang tersebut masuk di BNI Kabanjahe,” sebutnya.

Dikatakannya, dengan akan selesainya pencairan dana stimulan gelombang I tersebut, diminta ke Direktur agar selanjutnya mencairkan dana stimulan gelombang II dengan jumlah data terlampir 1.022 KK/3.039 jiwa.

“Nah ini sekarang kita ajukan,” kata Terkelin, saat menyodorkan surat by name by addres, yang belum menerima dana stimulan Jadup kepada Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margowiyono.

Menanggapi itu, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Margowiyono, mengemukakan, pihak BNI Kabanjahe memang sudah menginformasikan kepada Munarti, Kasubdit Pemulihan Bencana Sosial Kemensos, terkait pencairan dana stimulan Jadup sudah disalurkan.

“Namun masih ada beberapa yang belum siap disalurkan ke rekeningnya masing-masing. Ini hanya menunggu waktu saja untuk dicairkan,” paparnya, didamping Munarti.

Dijelaskannya, penerima dana stimulan Jadup sebanyak 455 KK/1.506 jiwa, semuanya sudah beres adminitrasi. Sehingga menurut pihak BNI kabanjahe tidak ada masalah. “Jadi penyaluran dana stimulan Jadup Gelombang I ini tidak ada masalah. Saya sampaikan clear dan clean,” tandasnya.

Kadis Sosial Karo, Benyamin Sukatendel SE MM, mengatakan, by name by addres untuk gelombang II pencairannya diakui sudah diverifikasi. Sebab itu sudah disesuaikan dengan pengajuan oleh BPBD Karo.

“Sisa yang belum dapat dana Jadup tersebut tadi sudah dijelaskan pak Bupati untuk gelombang ke II tinggal 1.022 KK /3.039 jiwa. Selain dari gelombang I sudah dicairkan dananya melalui BNI dan setahu saya tidak ada masalah,” ucap Benyamin. (sekilap)

Loading...