Walikota, Bupati & Ketua TP PKK Hadiri Pembukaan MTQN XXVII, Jokowi: Menjadikan Suntikan Energi Membumikan Al-Qur’an

Pemukulan bedug oleh Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo.

MEDAN-M24 | Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri acara pembuka Musabaqah tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXVII tahun 2017 di Arena Utama (Astaka) Jln Wiliam Iskandar, Minggu (7/10) malam. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka festival pemuliaan kitab suci Al Qur’an itu.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Gubsu Edy Rahmayadi. Selain itu, turut hadir Ketua TP PKK Hj Rita Maharani SH beserta para duta besar negara sahabat serta kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut.

Dihadapan ribuan warga yang menyaksikan pembukaan, Presiden dalam sambutanya mengatakan, Al-Qur’an sejak diturunkan pertama kali oleh Allah SWT sudah menjadi pedoman mulia bagi umat Islam untuk keluar dari fase kegelapan menuju fase nur atau fase yang sangat terang.

Loading...

Selain itu kata Presiden, Al-Qur’an juga menjadi petunjuk bagi manusia dan penjelasan tentang yang haq dan bathil. Bahkan, Al-Qur’an juga menjadi sumber inspirasi bagi para ulama dan akademisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pada akhirnya menghadirkan kemajuan bagi kehidupan manusia.

Atas dasar itulah Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat untuk memandang MTQ tidak hanya sebagai sebuah acara rutin ataupun sebagai lomba membaca Al-Qur’an saja melainkan sebagai suntikan energi bagi umat islam di Indonesia.

“Jadi saya mengajak kita semua agar menjadikan MTQ sebagai suntikan energi bagi umat Islam Indonesia untuk membumikan Al-Qur’an dalam dunia nyata dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim,” kata Presiden.

Kemudian Presiden mengingatkan, saat Al-Qur’an dibacakan di arena MTQ ini masyarakat Muslim harus merenungkan serta memahami maknanya sehingga dapat menjalankan petunjuk Al-Qur’an guna memperkokoh akhlakul karimah, membangun kehidupan yang beradab dan menerapkan ide-ide mulia dalam Al-Qur’an demi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.

Presiden selanjutnya berharap agar MTQN XXVII menjadi salah satu sumber kesejukan, sumber mata air dan tentunya melimpahnya ukhuwah islamiyah. “Hati kita seharusnya merasa damai dan tentram setiap kali membaca Al-Qur’an. “Perasaan ini harus kita rawat dan kita tularkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu saya percaya tidak akan ada lagi yang namanya hoax, fitnah, caci-mencaci diantara sesama umat, dan tidak akan ada lagi gesekan antara saudara sebangsa dan setanah air,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Walikota Medan berharap pelaksanaan MTQN berjalan dengan sukses dan lancar. Selain itu, dapat mendorong komitmen semua untuk mengaktulisasikan nilai kandungan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadikan seluruh masyarakat, terutama warga Kota Medan yang religius, harmoni dan berkarakter.

“Melalui moment MTQN XXVII, saya mengajak umat Islam Kota Medan agar menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari sekaligus ilmu pengetahuan guna membangun Kota Medan yang religius dan bermartabat,” ungkap Wali Kota.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana mengatakan, penunjukan Sumut sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2018 merupakan sebuah makna bagi seluruh warga. “Penetapan tersebut juga menjadi peluang emas bagi Provinsi Sumut dalam mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera dan bermartabat,”ujarnya. (adlan/herlin)

Loading...